Aksi Demo Digelar Puluhan Warga Banjit Tuntut BLT

Headline Way Kanan

LIPSUSNEWSS.COM – Sejumlah warga di Kampung Simpang Asam, Kecamatan Banjit, Kabupaten Waykanan menggelar demo di Kantor Kecamatan setempat, Selasa (2/6/2020).

Aksi demo yang digelar puluhan warga Banjit itu menyampaikan bahwa tidak dapat bantuan sosial (bansos) meski perekonomiannya terkena dampak Corona.

Para pendemo yang enggan disebutkan namanya menyebut, jika masyarakat Simpang Asam yang mendapatkan BLT berjumlah 42 KK saja, sedangkan dana desa tahap pertama berjumlah 30% tidak sebanding dengan apa yang di dapat dan di terima masyarakat, ungkap salah satu warga dan Puluhan warga ini menuntut hak mereka masuk sebagai penerima bantuan.

Mereka, mengatakan gerakan ini gerakan masyarakat , yang mengeluhkan  perekonomian keluarganya terdampak pandemi Corona.

Salah satu warga simpang asam yang tidak ingin disebut namanya, mengatakan warga sudah sering didata diminta KTP dan KK namun dana yang di harapkan tidak pernah terealisasi maka dari itu kami mengambil sikap untuk demonstrasi agar diberi bansos.

“Kami masyarakat Banjit khususnya di Desa Simpang Asam sangat mengalami dampak dari Corona. Inilah kami seluruh masyarakat simpang asam menyampaikan keluh kesah kepada pak camat. Kami hanya memita hak yang seharus kami dapatkan, seperti bantuan disalurkan melalui dana desa dengan benar dan transparan,” ujarnya.

“Kami sudah tua pak, banyak keluarga yang membutuhkan bantuan, kami mengalami kesulitan ditimpa musibah Corona ini, di cross check dalam bentuk apapun belum dapat,” lanjutnya.

“Kami meminta kebijakan bapak camat terkait masalah yang menimpa warga.  Kami perlu tindakan bijak Kepala Kampung Simpang Asam, Anwar Sadat terhadap  masyarakat yang lemah perekonomiannya ini,” ungkapnya dengan wajah kecewa.

Sementara itu, Camat Banjit Taufik Hidayatno, S.STP. MSi menyampaikan apresiasi kepada ibu-ibu dari Kampung Simpang Asam yang telah menyampaikan aspirasi dan pengaduannya terkait pelaksanaan pembagian BLT dana desa di Kampung Simpang Asam Kecamatan Banjit.

Sebagian dari mereka sudah masuk datanya ke dalam daftar Penerima Bantuan BLT APBD. Survey calon penerima bantuan sudah dilaksanakan 2 kali, siang hari ini akan dilakukan survey kembali oleh tim relawan Covid-19, aparatur kampung, pendamping desa, bhabinkamtibmas dan babinsa.

“Setelah itu akan kita umumkan ke masyarakat termasuk data seluruh penerima bantuan sosial yang sudah diterima sebagaimana perintah Bupati Waykanan. Mudah-mudahan semua bisa berjalan sesuai dengan harapan kita semua. Jika hasil survey mereka memenuhi syarat maka akan kita akomodir baik lewat BLT dana desa maupun BLTAPBD,” ujar Taufik

“Diwaktu yang berbeda kami menyambangi rumah Kakam di Simpang Asam. Kepala kampung Simpang Asam Anwar Sadat mengatakan bahwa bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa.  Kami sudah dua kali menurukan tim verifikasi dan mengikuti aturan dari 14 kriteria dari pemerintahan. Memang benar kemarin ada demo dikecamatan banjit mungkin masyarakat Simpang Asam berasumsi bahwa dampak covid 19 seluruhnya dapat padahal dalam arti yang dapat itu masyarakat tidak mampu.

“Kenapa masyarakat menutut keadilan karena mereka tidak mampu, padahal warga dikategorikan mampu, yang dapat hanya 42 Kepala Keluarga. sudah kita bayarkan kepada masyarakat penerima BLT DD tersebut,” ungkapnya.

“Masyarakat banyak, ada masyarakat satu atau dua yang terlewatkan, dan hari ini kami sudah menerjukan tim verifikasi lapangan untuk kedua kalinya. Seluruh dusun kami cek ricek kembali  bersama pak camat. Kami sudah koordinasi dan semuanya sudah selesai, dan yang mendapat PKH, Bansos dan lain-lain tidak dapat BLT dana desa.

“Untuk yang mendapat BLT dana desa selanjutnya diperkirakan lebih dari 42 yang akan mendapat penerima dampak covid 19 untuk tahap selanjutnya kepala kelurarga,” ujar anwar dengan wajah tegang. (Hifni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *