Tim Monitoring DAK Bersama Disdikbud Lamteng Kunjungan ke SD Negeri 1 Bulu Sari

Headline Lanpung Tengah

LIPSUSNEWS.COM, Bumiratu Nuban_ Tim Monitoring Dana Alokasi Khusus (DAK) yang terdiri dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Tengah, serta didampingi perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lamteng melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Bulu Sari, Kecamatan Bumiratu Nuban, Jumat (26/10/2018).

Kunjungan kerja Tim Monitoring DAK dan Disdikbud Lampung Tengah yang berjumlah 12 orang tersebut dalam rangka memantau daya serap bangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di SD Negeri 1 Bulu Sari, itu sampai dimana, dan dilaksanakan sesuai juknis atau tidak.

Kepala SD Negeri 1 Bulu Sari, Misdi S.Pd., mengatakan, bahwa kunjungan kerja Tim Monitoring DAK tak lain untuk melihat sejauh mana proses dan pelaksaannya pembangunan gedung belajar di SD ini.

“Kita menyambut baik kunjungan kerja Tim Monitoring DAK di SD Negeri 1 Bulu Sari. Kunjungan ini dilakukan lantaran banyak terjadi hal-hal yang tidak sesuai dengan MoU dan drafnya, seperti dana harus tertera dipapan pengumuman. Karena kalau tidak dipantau banyak terjadi penyimpangan. Dan alhamdulilah kita sudah ikuti aturan-aturan itu,” katanya.

Misdi menjelaskan, untuk nilai anggaran satu lokal pembangunan RKB di SD Negeri 1 Bulu Sari sebesar Rp. 140.000.000.,- yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018. Dari nilai anggaran tersebut, pihak sekolah sudah menyerap 70 persennya dalam pencairan dua termin.

“Di termin kedua ini kita sudah kerjakan pembangunan mencapai 80 persen. Insya Allah ditermin ketiga, pencairan yang terakhir pembangunan bisa selesai dan terealisasi,”ungkapnya.

Kepala Sekolah yang memiliki jumlah murid sebanyak 317 ini juga berharap tahun depan bisa mendapatkan pembangunan DAK, paling tidak dua RKB. Hal ini mengingat lantaran SD Negeri 1 Bulu Sari belum memiliki gedung perpustakaan, kantor guru, dan ruang kelas yang masih kurang.

“Harapan kita tahun depan masih dapat pembangunan RKB lagi. Dengan harapan bisa memperlancar kegiatan belajar dan mengajar para guru disekolah ini.” pungkasnya. (Rendra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *