Pemkab Lampung Tengah Gelar Apel Besar Hari Pramuka ke-57 Tahun 2018

Lampung Tengah RUWAI JURAI

Pemkab Lampung Tengah Gelar Apel Besar Hari Pramuka ke-57 Tahun 2018
Bupati Lampung Tengah Hi. Loekman Djoyosoemarto selaku Ka. Mabicab, menyerahkan Sertifikat Tanah dari Pemkab kepada Hi. Abdulhak selaku Ka. Kwarcab Lamteng, di Lapangan Merdeka Gunung Sugih, Kamis (27/09/2018).

LIPSUSNEWS.COM, LAMPUNG TENGAH— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah menggelar Apel Besar Hari Pramuka ke-57, dan Peresmian Buper Beguwai Jejamo Wawai Gerakan Pramuka, di Lapangan Merdeka Gunung Sugih, Kamis (27/09/2018) pagi.

Apel tersebut dihadiri Bupati Lampung Tengah Hi. Loekman Djoyosoemarto yang juga selaku Ka. Mabicab, beserta jajaran Forkopimda Lamteng, dan Hi. Abdulhak, selaku Ka. Kwarcab, serta ratusan peserta Upacara Anggota Pramuka.

Kegiatan tersebut ditandai dengan acara penyematan tanda kehormatan Dharma Bhakti dari Ka. Kwarnas Adyaksa Daud, di berikan kepada Bupati Lampung Tengah Hi. Loekman Djoyosoemarto yang di sematkan langsung oleh Khairlani yang mewakili Ka. Mabida Gerakan Pramuka Propinsi Lampung bapak M. Ridho Ficardo Gubernur Lampung.

Kemudian, melati dan panca warsa, serta penyerahan Sertifikat Tanah dari Pemkab Lampung Tengah diserahkan kepada Hi. Abdulhak selaku Ka. Kwarcab Lamteng.

Bupati Lampung Tengah Hi. Loekman Djoyosoemarto selaku Pembina Apel membacakan amanat dari Ka. Kwarnas pusat, bahwa Gerakan Pramuka dengan berbagai kegiatan di luar ruangan akan terus memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kegiatan Hari Pramuka ke-57 Tahun 2018 ini mengusung tema “Pramuka Perekat NKRI”.

Lebih lanjut Loekman mengatakan, sejak awal Pramuka dirancang sebagai alat pendidikan bagi generasi muda untuk menjadi Perekat NKRI. Karena itu, Pramuka bisa hadir dan diterima oleh masyarakat di semua daerah.

Loekman percaya bahwa Perkemahan adalah metode paling efektif untuk menyatukan anak-anak muda. Di bumi Perkemahan, segala perbedaan menjadi kekuatan, di bumi perkemahanlah anak-anak muda belajar tentang Indonesia dengan segala kebhinekaannya. Pramuka adalah perekat NKRI melalui kegiatan-kegiatan luar ruangan yang menyenangkan.

“Pramuka berasal dari kata Praja Muda Karana yang mempunyai arti “sekumpulan anak-anak muda yang suka berkarya”. Jadi, sebagai anak muda kalian harus bisa berkarya dengan cara mengisi hal-hal yang positif dalam kehidupan sehari-hari,” harap orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai ini.

Dalam kesempatan tersebut, Ka. Kwarcab Lampung Tengah Hi. Abdulhak mengatakan, Apel Besar ini merupakan agenda tahunan yang bertepatan dengan Peringatan Hari Pramuka ke-57. Sedangkan tujuan di bangunnya Bumi Perkemahan Pramuka ini sebagai pusat tempat latihan adik-adik Pramuka mendapatkan ilmu pengetahuan.

“Hal ini juga untuk memudahkan para Anggota Pramuka yang akan melakukan Perkemahan. Mengingat salama ini bila akan mengadakan Perkemahan kita sulit mendapatkan tempat atau lokasi Perkemahan.” ungkap mantan Kepala Bappeda Lampung Tengah ini.

(Mujahit)