Dinkes Tanggamus Lakukan Kampanye Imunisasi Vaksin MR

RUWAI JURAI Tanggamus

Dinkes Tanggamus Lakukan Kampanye Imunisasi Vaksin MR

LIPSUSNEWS.COM, TANGGAMUS—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanggamus terus lakukan kampanye Imunisasi Vaksin MR, untuk mencapai target yang sudah di targetkan oleh kementrian kesehatan, (25/9)

Melalui Kasi surpaylan dan imunisasi Bambang sutejo mengatakan, semua startegis sudah di lakukan, mulai dari tahap pendataan, perencanaan, sosialisasi, pencanangan sampai hari ini, saat dikonfirmasi diruanganya(25/9/2018).

“Alhamdulilah kabupaten tanggamus pelaksanaan kampanye mr masih nerjalan normatif, karna dengan adanya kemunculan edaran mui pada hari ke 2, tentang status ke halalan keharaman, masyarakat banyak melakukan penolakan termasuk lampung, dan tanggamus ada beberapa sebagian,dan tanggamus tidak semasif yang ada di kabupaten lain.

Lanjutnya Tanggamus sudah mencapai 85,75 persen ,dan untuk tanggamus masih ada 4 sekolahan yang menunda, dan sudah di lakukan evaluasi disekolahan tersebut, untuk target kampanye di sekolahan sudah selesai semua, dan akan melakukan swiping yang pada pelaksanaan masih sakit sakit, dan untuk di posyandu sudah hampir selesai.

Dan untuk sekolahan yang menunda sudah kita buatkan surat edaran untuk murid murid untuk di adakan imunisasi mr,agar di persetujui oleh orangtuanya,dan tidak akan memaksa untuk di imunisasi mr, ungkapnya.

Untuk tanggamus sudah mencapai target 135,797,dari yang di targetkan, 158,373,hanya kurang 14,657,dan sudah mencapai 85,75 persen, hanya kurang sekitar 10 persen.

Menurut bambang, yang seharusnya kampanye mr selesai di tanggal 30 semptember secara nasional berlaku, karna melihat perkembangan, beberapa hal, kementrian kesehatan memperpanjang sampai tanggal 31 oktober 2018,dengan harapan untuk provinsi kabupaten kota, bisa melakukan evaluasi kepada masyarakat,agar mencapai 95 persen.

Dan untuk tanggamus sendiri kita sudah komitmen akan selesai kan sampai tanggal 30 september,agar yang belom evakuasi, yang sakit,yang tidak mau bisa kita barikan imunisasi mr, dan mudah mudahan tanggamus bisa diselesaikan tanggal 30 september.

“Harapanya, kepada masyarakat bahwa imunisasi ini adalah program pemerintah yang memang untuk investasi jaga panjang, untuk investasi kekebalan tubuh sehingga penyakit ini tidak terkena pada anak anak,sehingga masyarakat mau menerima, program program pemerintah tentang wabah dan penyakit yang mematikan,agar bisa di kendalikan,terutama untuk generasi generasi anak anak ini.” ungkapnya.

(Red)