Hadiri Pagelaran Wayang Kulit, Kadis Kominfo Berikan Doorprice 2 Ekor Kambing Pada Warga Simpang Agung

Lampung Tengah RUWAI JURAI

Hadiri Pagelaran Wayang Kulit, Kadis Kominfo Berikan Doorprice 2 Ekor Kambing Pada Warga Simpang Agung

LIPSUSNEWS.COM, LAMPUNG TENGAH— Dengan kekompakan dan semangat bergotong royong semua hambatan bisa diatasi. Sehingga pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) dapat berjalan dengan baik dan maksimal.

Demikian disampaikan Kadis Kominfo Lamteng, Drs. Hi. Sarjito, mewakili sambutan Bupati Loekman Djoyosoemarto, dalam acara Pagelaran Seni Budaya Jawa Wayang Kulit semalam suntuk dengan Dalang Ki Manteb Guritno dari Kota Metro dengan lakon lahirnya Gatot Koco, yang diselenggarakan masyarakat di Lapangan Merdeka Seputih Agung, Jumat (21/09/2018) malam.

“Untuk mewujudkan pembangunan yang baik tentunya dibutuhkan kekompakan semua komponen masyarakat untuk mengatasi berbagai hambatan yang ada. Tapi yang paling utama masyarakat harus semangat bergotong royong dalam bentuk apapun, seperti yang di gaungkan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto.” ungkapnya.

Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk tersebut diawali dengan penyerahan tokoh wayang Gatot Koco oleh Kadis Kominfo Lamteng kepada Ki Dalang Manteb Guritno. Dalam kesempatan tersebut Kadis Kominfo menyerahkan Doorprice berupa 2 ekor kambing dari Bupati Loekman Djoyosoemarto kepada salah satu warga Simpang Agung.

“Saya atas nama Pemkab Lamteng berharap, dengan Pagelaran Wayang Kulit ini semoga bisa memberikan hiburan, tontotan sekaligus tuntunan masyarakat.” tutup Sarjito mengakhiri sambutan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto.

Dikesempatan yang sama, Kepala Kampung Simpang Agung, Pramono mengatakan, Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk tersebut masih dalam rangka memperingati bersih desa dan memperingati tahun baru Islam 1440, dengan harapan apa yang menjadi tujuan masyarakat Kampung Simpang Agung dapat tercapai.

“Melalui kegiatan ini semoga kita semua (masyarakat Simpang Agung) dijauhkan dari segala macam musibah, di panjangkan umur serta masyarakatnya rukun, damai dan sejahtera. Saya juga mengajak masyarakat untuk saling hormat menghormati, saling bantu membantu dan tetap mejalin tali silaturahmi antar masyarakat.” pungkasnya.

(Mujahit)