Bambang Suryadi: Kader PDIP Lamteng Wajib Sosialisasikan Gotong Royong Sampai Tingkat Bawah

Lampung Tengah RUWAI JURAI

Bambang Suryadi: Kader PDIP Lamteng Wajib Sosialisasikan Gotong Royong Sampai Tingkat Bawah

LIPSUSNEWS.COM, LAMPUNG TENGAH- Anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi PDIP, Bambang Suryadi menginstruksikan jajaran pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
di Lampung Tengah (Lamtrng) untuk mensosialisasiskan gerakan “Gotong Royong” sampai ketingkat bawah.

Hal ini kata Bambang sejalan dengan program Wakil Bupati Lamteng yang juga Ketua DPC PDIP Lamteng Loekman Djoyosoemarto.

“Jajaran pengurus sampai ditingkat ranting harus mensosialisasikan program gotong royong,” seru Bambang saat acara temu kader di Kampung Purnama Tunggal, Kecamatan Way Pengubuan Kabupaten setempat, Rabu (29/08/2018).

Menurutnya, gotong-royong adalah budaya yang harus terus dilestarikan. Tak hanya sekedar meringankan pekerjaan yang menjadi kepentingan bersama, bergotong-royong juga menguatkan ikatan persaudaraan.

“Semua kader saya minta bergerak untuk ini semua,”ujar politisi yang saat ini mencalonkan diri ke DPR RI.

Sementara Ketua DPC PDIP Lamteng Loekman Djoyosoemarto saat ini mulai menggaungkan gerakan gotong royong.

Beberapa waktu lalu Loekman bersama masyarakat benahi jalan dan jembatan Rawa Gentong di Kampung Restu Buana Kecamatan Rumbia, minggu (19/8/18). Menurut Loekman, gotong royong adalah warisan budaya Bangsa Indonesia yang harus terus di lestarikan.

”Kita ketahui Gotong royong merupakan ciri khas budaya bangsa kita sejak dahulu dan nilai-nilai gotong royong yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat sebagai bagian dari sistem nilai budaya bangsa,yang perlu dilestarikan, guna memperkuat integritas sosial masyarakat,” kata Loekman.

Loekman mengatakan, saat ini tidaklah mudah untuk melestarikan dan mempertahankan semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat sekarang ini, yang cenderung semakin individualistis dan saling berkompetitif serta lebih menonjolkan persaingan daripada kebersamaan.

”Kita harus tetap terus berupaya didalam melestarikan budaya gotong royong, sehingga semangat gotong royong dan rasa kebersamaan tersebut, dapat terus membudaya, mengakar dan melembaga dalam kehidupan bermasyarakat.” pungkasnya.

(Mujahit)