HUT RI Ke-73, Wabup Loekman Berikan Tali Asih Kepada 250 Orang Pensiunan

Lampung Tengah RUWAI JURAI

HUT RI Ke-73, Wabup Loekman Berikan Tali Asih Kepada 250 Orang Pensiunan

LIPSUSNEWS.COM, Lampung Tengah_ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah memberikan santunan kepada 250 orang masing-masing dari Veteran, Pepabri, Piveri, Perip, PWRI, Warakawuri, PP POLRI, IPPNS, FKPPI, dan PPM.

Santunan tersebut diberikan langsung oleh Wakil Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosomearto, usai memimpin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih, detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-73 Tahun 2018, di Lapangan Merdeka Gunung Sugih, Jumat (17/08/).

“Santunan yang kita berikan ini sabagai tali asih pemerintah, atas pengabdian mereka untuk Kabupaten Lampung Tengah. Semoga bantuan ini dapat menumbuhkan rasa memiliki dan rasa kebangsaan sebagai bangsa Indonesia serta untuk mengenang perjuangan dalam mencapai Kemerdekaan RI,” ucap Loekman.

index-kns-51242_faxkw1.jpg

Selain memberikan santunan tersebut, Loekman juga membagikan Piagam Penghargaan kepada 5 Kepala Kampung dan 1 Kecamatan yang telah lunas PBB, antara lain Lurah Payung Batu, Lurah Negeri Kepayungan, Kepala Kampung Tanjung Rejo, Kepala Kampung Mekar Jaya, dan Kampung Rantau Jaya Ilir.

“Dan untuk Camat yang kita berikan penghargaan, yaitu Kecamatan Pubian.” ujar Lokeman.

Kemudian Wakil Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto juga memberikan Remisi Umum kepada Narapidana Lapas Kelas III Gunung Sugih sebanyak 242 tahanan, rata-rata 1 sampai dengan 5 bulan, 3 diantaranya langsung bebas.

Di Lapas Gunung Sugih, Loekman juga membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM RI, mengingatkan bahwa gelora semangat untuk mengisi kemerdekaan harusnya milik segenap lapisan masyarakat tak terkecuali bagi warga binaan Pemasyarakatan, meskipun secara hukum mereka dirampas kemerdekaan nya.

index-kns-86711_laiqct.jpg

“Namun itu hanyalah kemerdekaan fisik semata, karena sesungguhnya mereka tetap memiliki “kemerdekaan” untuk terus berkarya, dan hal tersebut bisa dibuktikan dengan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh para narapidana, misalnya mereka melakukan pembangunan fasilitas umum disekitar mereka sebagai implementasi dari pembinaan yang mereka dapatkan di Lapas sekaligus sebagai bentuk rekonsiliasi dan permintaan maaf para narapidana itu sendiri atas disharmonisasi yang telah terjadi antara mereka dengan masyarakat.” ungkapnya.

Sore harinya, kegiatan dilanjutkan dengan Oubade dan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih. Malamnya Loekman Djojosoemarto berkesempatan Beramah Tamah dengan para Paskibraka Lampung Tengah di Rumah Dinas nya.

(Mujahit)