Pemkab Lamtim Berikan Bantuan Rastra Pada Warga Kurang Mampu di Desa Raman Aji

Berita Pilihan RUWAI JURAI

Pemkab Lamtim Berikan Bantuan Rastra Pada Warga Kurang Mampu di Desa Raman Aji

LIPSUSNEWS.COM, Raman Utara_ Pemerintah Kabupaten Lampung Timur (Pemkab Lamtim) melalui Aparatur Desa Raman Aji, Kecamatan Raman Utara, menggelar rapat koordinasi tentang bantuan sosial beras sejahtera (rastra), yang akan dibagikan kepada masyarakat kurang mampu.

index-kns-64849_y6bfxz.jpg

Kasi Kesra Pemkab Lamtim, Misalan mengatakan, rastra tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah setempat yang dibagikan untuk warga kurang mampu di Desa Raman Aji yaitu, Dusun Air Kencana, Bumi Kencana, Triyasa, Yasa Makmur, Resa Mulya, Trimulya, Sida Mulya, Karya Bakti, Karya Jaya, dan Dusun Marga Reja.

“Rastra tersebut dibagikan kepada masyarakat kurang mampu di 10 Dusun Desa Raman Aji. Allhamdullilah bantuan sosial ini terealisasi cukup baik dan tepat sasaran,” ujar Mislan.

Mislan berharap, bantuan yang diberikan Pemkab Lamtim kepada warga kurang mampu di Desa Raman Aji dapat bermanfaat, karena salah satu faktor kebutuhan ekonomi yang harus diperhatikan.

“Untuk pengambilan bantuan sosial rastra ini kita salurkan melalui Pamong Kaur Kesra dan Kadus ke tingkat RT/RW untuk dibagikan kepada masyarakat desa yang layak menerima,” jelasnya.

Bantuan sosial yang di berikan Pemkab Lamtim ini disambut baik warga Desa Raman Aji. Masyarakat menilai, bantuan tersebut sebagai bentuk peduli Pemerintah Daerah ke seluruh masyarakat Lampung Timur khususnya di Desa Raman Aji.

“Kami atas nama masyarakat mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemkab Lamtim yang telah memberikan bantuan tersebut,” ucap Suprapto, salah satu warga Desa Raman Aji.

Sementara Sekertaris Desa Raman Aji, Mashuri mengatakan, terkait bantuan sosial tersebut, pihaknya akan mengcroscek ulang mengenai warga/masyarakat yang belum mendapatkan bantuan rastra untuk kedepanya.

“Bagi warga kurang mampu yang belum mendapat bantuan rastra dari pemerintah segera koordinasi dengan Aparatur Desa agar kedepanya mendapat bantuan. Saya dengan Pamong Desa akan terus berkoordinasi agar bantuan pemerintah ini tidak ada indikasi pungutan uang, dan mengurangi jatah pemberian yang sudah di tentukan oleh pemerintah. Supaya masyarakat merasakan program-program Pemerintah Daerah, baik dari provinsi dan Pemerintah Pusat”. ungkapnya.

(Redaksi)