Bawaslu Sebut Lampung Marak Money Politik

Nasional Politik Sosok

 Pembukaan kegiatan Rakor stakeholder pengawasan pemilihan Gubernur / Wakil Gubernur lampung tahun 2018 yang di gelar Bawaslu Provinsi Lampung di Aula Kantor Pemerintah Kota Metro.
LIPSUSNEWS.COM, Metro_ Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung menyebut provinsi yang menjadi Gerbang Sumatera ini kerap melakukan Money Politik dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Hal itu disampaikan Kordiv PHL Bawaslu Provinsi Lampung Iskardo P. Panggar, SH., MH. saat menjadi pemateri dalam dalam kegiatan Rakor stakeholder pengawasan pemilihan Gubernur / Wakil Gubernur lampung tahun 2018 di Aula Kantor Pemerintah Kota Metro, Jum’at (6/4/2018).
 
Dalam pemaparan materinya, Iskardo menyampaikan Potensi  Kerawanan Pilkada terbesar di Sang Bumi Ruwai Jurai adalah money politik. “Ini merupakan acara yang ketiga digelar Bawaslu di lampung. Dan dalam rilis dari Bawaslu RI, Lampung ini mendapat peringkat ke 3 yang money politiknya tertinggi secara nasional. Dan ini adalah warning bagi kita sekalian untuk merubah image itu. Dalam 60 hari menjelang kampanye ini kita baru mendapatkan dua kasus money politik uang, maka kita sangat optimis akan dapat keluar dari peringkat itu,” bebernya.
 
Selain predikat buruk tersebut, Iskardo juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mendapatkan 51 temuan terkait kampanye yang diduga melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN). “Memasuki masa kampanye, dari 51 temuan dan laporan, yang kita sayangkan masih ada keterlibatan ASN. Sedangkan untuk di Metro ini ada juga tapi sudah di klarifikasi. Kemarin ada kejadian di Metro ini ada calon yang mengadakan kampanye tapi di undangan nya itu pengajian, sehingga banyak ASN itu saking cintanya terhadap ustazah itu lalu datang kesana dan ternyata baru tau kalau itu kampanye,” paparnya.
 
Sementara itu Wali Kota Metro yang turut memberikan materi dalam kegiatan tersebut mengapresiasi kegiatan Bawaslu di Bumi Sai Wawai. “Kegiatan Bawaslu yang bertujuan untuk Penegakan netralitas ASN dan dukungan pemerintah Kota Metro dalam mewujudkan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung yang bersih sangat kita apresiasi, ini di Metro pemeritah daerah juga telah membuat kegiatan yang tidak jauh berbeda,” ungkapnya.
 
Pairin juga menghimbau terkhusus kepada ASN untuk tidak mendekati parpol serta memasang spanduk paslon tertentu. “PNS dilarang mendekati partai politik, PNS dilarang memasang sepanduk terkait rencana pengusulan dirinya ataupun orang lain, menjadi pembicara dalam kegiatan partai politik dan saya himbau kepada ASN untuk dapat mengikuti aturan, jangan sampai memihak kepada partai politik. Serta harapan saya paling tidak 80 persen dari penduduk metro ini kita data mereka kita data yang benar. Maka saya mengajak untuk mendata yang akurat agar partisipasi masyarakat meningkat,” tandasnya. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *